大好きなみんなへ^^ - ~ハジュロの館へようこそ^^~
Tampilkan postingan dengan label jepang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jepang. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 November 2011

she is really cute,but men should not loves her!

seharian berkutat mengutak-utik script programming web php dan html.. sungguh membuat saya sangat kelelahan, yah belakangan ini saya memang tengah di sibukkan dalam pembuatan projek online store. sampai tidak terasa waktu telah menunjukan pukul setengah 3 pagi. udara pagi yang dingin mulai membuat otak ini serasa membeku. keinginan untuk lekas beranjak tidur pun tak bisa dielakkan lagi.. mata ini rasanya sudah terlalu berat untuk tetap terjaga.. tapi saya urungkan niat itu dan menundanya karena saya pikir sebentar lagi sudah waktu solat subuh, bukankah lebih baik jika saya tidur setelah menunaikan kewajiban itu.. hm jaga-jaga saja kalau-kalau saya tidur trus tdk pernah bangun lagi..hehe. akhirnya untuk mengisi waktu menunggu azan subuh tiba, saya luangkan waktu untuk nongkrong di forum lounge, biasanya disana saya bisa menemukan banyak berita-berita unik untuk dibaca.

ketika tengah menyusuri thread-thread yang ada disana, tanpa disengaja saya menemukan sebuah thread yang membahas tentang wanita cantik. heum kayaknya tau saja di pagi yang dingin-dingin seperti ini disuguhi yang cantik-cantik, jadi hangat deh.. hehe ;) 
tanpa pikir panjang langsung lah saya meluncur ke tkp. halaman teratas thread tersebut saya langsung disambut oleh rentetan foto-foto cute seorang gadis jepang. naluri pria saya pun langsung memandangi gambar-gambar imut itu satu per satu, menikmati keindahan parasnya sambil bertanya-tanya dalam hati.. siapakah wanita ini? siapa namanya? apa dia seorang artis atau model kah? tapi bertahun-tahun saya berkelana dijagat internet berburu mahluk-mahluk indah asal negeri sakura.. kenapa saya tidak pernah menemukan dia? jujur saya merasa kalau dia telah berhasil membuat saya tersepona sejak pandangan pertama. 

setelah saya telusuri lebih lanjut thread tersebut, akhirnya saya menemukan bahwa namanya adalah kiyoshi sakurazuka. hmm? apa yah? saya belum berfikir ada kejanggalan disitu meskipun saya merasa nama itu sedikit kurang feminin untuk ukuran nama-nama wanita di jepang. namun setelah saya baca lebih dalam tulisan yang menerangkan profil dia sesungguhnya.. disitulah saya sangat terkejut. WAHTZ, she is a male??? :(

umh.. yang benar saja? ternyata saya telah jatuh cinta kepada seorang pria!
oh men,serious i really love the cute, instead i am a normal guy!!!


  
 


masih blum percaya kalau dia seorang pria? berikut foto dia yang sebenarnya...






well,saya cuma menyarankan buat para wanita sebaiknya tidak menyukai pria ini jika tidak mau dikira lesbi.. xixixi :D

Kamis, 24 November 2011

mengapa facbuk tidak laku di jepang?


beberapa kali saya pernah mengirimkan invitation ke beberapa teman-teman saya di jepang untuk ikut bergabung di facbuk (FB). tapi undangan saya tersebut sangat jarang ditanggapi oleh teman saya. ada satu dua orang yang menjadi anggota, tapi itupun tidak aktif. mereka hanya sekedar membuat account saja dan sangat jarang mengupdate statusnya. yang lumayan aktif biasanya hanya mereka yang memang mempunyai banyak teman asing.
tahun 2008 mark zuckerberg membuat aplikasi bahasa jepang dengan harapan bisa menarik lebih banyak peminat FB dari negeri sakura itu. tapi ternyata harapan itu tidak terpenuhi. memang sebagian besar warga jepang sangat tidak terbiasa dengan aplikasi berbahasa inggris. tetapi ketika youtube membuat aplikasi berbahasa jepang, berbondong-bondong orang jepang mengupload video ke sana. youtube relatif lebih disenangi dibandingkan dengan FB. ternyata bahasa bukan kendali utama bagi menjamurnya FB di jepang. seperti yang kita ketahui untuk menjadi anggota FB, kita diharuskan mengisi data-data pribadi yang nantinya dicantumkan kepada orang yang menjadi teman kita. sementara youtube hanya mensyaratkan nama (itupun tidak perlu nama asli) dan alamat email . di sinilah masalahnya. sebagian besar orang jepang tidak mau memperlihatkan data dan kehidupan pribadinya kepada banyak orang. sebagai contoh, dengan memperlihatkan tanggal, bulan dan kelahiran kita, dipercaya dapat digunakan untuk mengetahui karakter kita yang sangat berbahaya apabila digunakan untuk kepentingan tidak baik.
selain itu, orang jepang tidak terlalu suka menonjolkan jati dirinya di hadapan orang banyak. hmm??,apa mungkin itu sebabnya yah di jepang banyak superhero pahlawan bertopeng? hehe..entahlah, tapi yang jelas mereka terbiasa hidup berkelompok dan bekerja juga dalam kelompok. kita mungkin kenal dengan produk walkman, tapi kita tidak tahu siapa penemunya, kecuali dari sony corpporation. juga tamagochi yang terkenal itu, oleh perusahannya, sang penemu mendapat perlakuan sama dengan pegawai lainnya dan dianggap sebagai bagian dari kerja kelompok.
dalam berinternetpun, orang jepang lebih suka memakai identitas lain atau bukan nama sebenarnya. tahun 2005 ada satu kisah nyata tentang warga jepang yang bercurhat dalam suatu forum internet. pemuda jepang tersebut adalah orang yang suka dengan komik (manga), game, animasi dan bergaya agak aneh. di jepang orang seperti ini disebut “otaku”. dalam suatu perjalanan di kereta api, dia berhasil menolong seorang wanita cantik berpendidikan tinggi dari gangguan orang mabuk. keinginannya untuk mendekati dan mencintai wanita tersebut dicurahkan dalam sebuah forum internet. dalam setiap langkah untuk mendekati sang wanita, dia menceritakannya di forum tersebut. banyak sekali tanggapan, saran dan dukungan kepada pemuda tersebut. kisah ini akhirnya menjadi populer dan dijadikan sebuah film, sinetron dan komik dengan judul “densha otoko” (train man). sampai sekarang, identitas asli train man ini tidak diketahui.
selain itu, ada juga rasa mawas diri dari orang jepang untuk tidak membagi identitas, foto dan kehidupan pribadinya. terutama para wanitanya. mereka tidak mau diganggu oleh orang-orang iseng yang mengetahui identitas mereka melalui FB. pernah juga ada kasus ketika seorang mahasiswi yang punya blog didatangi oleh pemuda amerika yang ingin berkenalan dengannya. sang mahasiswi menolak dan sempat terjadi kehebohan di kampus. sejak saat itu ada himbauan di kampus untuk tidak membuka kehidupan pribadi melalui blog.
jadi budaya masih banyak mempengaruhi orang jepang untuk tidak sembarangan berinternet. sementara lain halnya di negeri kita, banyak anak muda yang malah dengan secara sengaja membagi-bagikan nomor HP, alamat, nomor PIN blacberri dan identitas lainnya di FB mereka. tanpa disadari, kalau ada orang yang berniat tidak baik, data-data ini bisa dengan sangat mudah dimanfaatkan untuk kejahatan.
mungkin kita tidak perlu juga secara berlebihan meniru sifat preventif anak-anak muda dijepang. namun mereka bisa mengajarkan kita bahwa betapa berharganya diri kita untuk kita jaga dengan baik sehingga kita tidak perlu harus mengalami hal-hal buruk akibat kecerobohan yang kita buat sendiri. karena duniamaya tidak akan pernah bisa menjadi tempat yang sangat aman bagi kita untuk menunjukan identitas kita kecuali dengan orang-orang yang telah benar-benar kita kenal.

Kamis, 17 November 2011

cerita unik di balik seragam sekolah di jepang

seragam berwarna merah putih, biru tua–putih dan abu abu-putih adalah seragam yang sering di gunakan di indonesia. walaupun kini banyak sekolah-sekolah swasta dan international dengan seragam berbagai corak, model dan warna, namun belum ada yang mampu menyaingi kepopuleran seragam sekolah negeri. lantas bagaimana dengan seragam sekolah jepang itu sendiri?apakah mereka memiliki seragam sekolah nasional juga? seperti apa dan bagaimanakah seragam sekolah yang dikenakan para remaja jepang? berikut penjelasan nya...
seragam sekolah atau seifuku (制服), mulai hadir di jepang lebih dari seratus tahun lalu, tepatnya pada era meiji. menurut tonbo uniform museum yang terlerak di okayama, awalnya seragam sekolah hanya berupa kombinasi kimono formal, kemeja dan hakama guna meningkatkan wibawa para siswa. namun seiring kemajuan jaman, budaya barat masuk dan setelah hakama pun di ganti dengan jas gakuran serta celana panjang hitam atau biru tua. model jas seragam gakuran (学らん) terinspirasi dari seragam militer. seragam itu memiliki kerah yang tinggi dan kaku, serta kancing logam hingga ke bagian leher. kalau di perhatikan mungkin mirip seperti “perkimpoian” anatara seragam marching band dan kostum men in black.. it's cool,isn't it?
 
nah,barulah di tahun 1920 para siswa jepang (tepatnya di kota fukuoka) mulai mengenakan seragam bergaya pelaut seperti yang sering kita lihat saat ini, yang disebut dengan sailor seifuku (セーラー服). seragam ini memiliki scarf berbentuk segitiga, kelepak di punggung dan di rok yang berpotongan rendah, terinspirasi dari sergam angkatan laut Inggris. rupanya sang kepala sekolah di smu, elizabeth Lee adalah orang yang aslinya bertempat tinggal di inggris. lagipula dia memilih karena pada saat itu angkatan laut inggris di kenal yang terkuat di samudra
 ada hal unik yang pernah saya ketahui dari seragam sekolah di jepang. ternyata seragam juga berperan penting bagi pelajar jepang menemukan cinta pertamanya. saat duduk di bangku SMP dan SMU, cewek-cewek jepang biasanya mendatangi cowok mereka dan meminta kancing (dai-ni), yaitu kancing kedua dari atas jas seragam pelajar cowok yang di sukainya. kalau cinta cewek itu tidak bertepuk sebelah tangan, maka si cowok akan mencopot kancing jasnya untuk di berikan kepada cewek yang tadi “menembaknya”. unik bukan? terus kenapa harus kancing kedua dari atas? jawabanya adalah karena letaknya paling dekat dengan hati, jadi seolah-olah si cowok berkata,” kuberikan hatiku untuk mu”(hoho cocuit gan^^)
untuk beberapa murid dan orang tua yang sadar mode, seragam sekolah bias di gunakan sebagai gaya-gayaan sekaligus simbol kemakmuran. perancang busana ternama jepang seperti hanae mori bahkan pernah meluncurkan koleksi seragam sekolah untuk anak-anak orang kaya. merek terkenal seperti benneton juga berniat membuat seragam sekolah khusus untuk seragam orang jepang.
kalau kalian berkunjung ke jepang, coba saja perhatikan sekeliling kalian. seragam khususnya seragam sailor pelajar putri biasanya dengan mudah bisa ditemukan dimana-mana. mulai dari tokoh komik, film, papan iklan ,acara TV dan sebaginya. seolah –olah memiliki daya tarik tersendiri. salah satu alasannya, mungkin bagi yang melihat seragam-seragam itu memiliki nilai nostalgia akan masa remaja mereka yang serba menyenangkan. jadi,kalau orang dewasa melihat anak-anak sekolah berseragam, katanya hati akan lebih gembira. makanya banyak iklan disana yang menggunakan tokoh berseragam sekolah.

jika para pelajar di indonesia umumnya akan lekas melepaskan seragam sekolah mereka dan berganti dengan pakaian santai setelah sepulang sekolah, namun lain halnya dengan pelajar di jepang yang malah sebaliknya. para pelajar di sana (terutama siswi jepang) biasa mengenakan seragam sekolah mereka seharian, bahkan di hari libur sekalipun. sebagai contoh kalian bisa mengamatinya saat menyaksikan dorama-dorama  jepang bahkan film-film anime
menurut sebuah artikel di harian the new york times, remaja-remaja jepang sudah menyadari betul kalau keremajaan mereka memiliki nilai jual dan daya tarik tersendiri. malah mereka menganggap kalau dengan seragam mereka akan terlihat jauh lebih cute. hmm. that i agree with.. (;

Selasa, 15 November 2011

sifat kerja orang jepang yg bisa kita jadikan contoh



kerja keras
sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa jepang adalah pekerja keras. rata-rata jam kerja pegawai di jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan amerika (1957 jam/tahun), inggris (1911 jam/tahun), jerman (1870 jam/tahun), dan perancis (1680 jam/tahun). seorang pegawai di jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. seorang pekerja jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.

malu
malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa jepang. harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. karena malu jugalah, orang jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum. 

hidup hemat
orang jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. sewaktu saya berkunjung ke jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang jepang yang ramai berbelanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. seperti diketahui bahwa supermarket di jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.

loyalitas
loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. sedikit berbeda dengan sistem di amerika dan eropa, sangat jarang orang jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari industri di jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.

inovasi
jepang bukan bangsa penemu, tetapi orang jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. menarik membaca kisah akio morita yang mengembangkan sony walkman yang melegenda itu. cassete tape tidak ditemukan oleh sony, patennya dimiliki oleh perusahaan phillip electronics. tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah akio morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang jepang, patennya dimiliki orang amerika. tapi ternyata jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.

pantang menyerah
sejarah membuktikan bahwa jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. puluhan tahun dibawah kekaisaran tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, jepang sangat tertinggal dalam teknologi. ketika restorasi meiji (meiji ishin) datang, bangsa jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat jepang menyerah. tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi jepang berasal dari negara lain termasuk indonesia. kabarnya kalau indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah jepang akan gelap gulita. rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di hiroshima dan nagasaki, disusul dengan kalah perangnya jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di tokyo. ternyata jepang tidak habis. dalam beberapa tahun berikutnya jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen). Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. akio morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk cassete tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. tapi akhirnya melegenda dengan sony walkman-nya. yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini

budaya membaca
jangan kaget kalau anda datang ke jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. banyak penerbit yang mulai membuat manga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. pelajaran sejarah, biologi, bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. budaya baca orang jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institut penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.

kerjasama kelompok
budaya di jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor jepang akan kalah dengan satu orang professor amerika, tapi 10 orang professor amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor jepang yang berkelompok”. musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.

mandiri
sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. seorang anak teka di jepang bisa membawa 2 sampai 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. di yochien(tk) setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. seorang teman yang saya kenal saat di saitama dulu pernah bercerita kalau dia mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

jaga tradisi
perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa jepang kehilangan tradisi dan budayanya. budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. budaya minta maaf masih menjadi reflek orang jepang. kalau suatu hari anda naik sepeda di jepang dan menabrak pejalan kaki, maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan. sampai saat ini orang jepang relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang jepang karena “hai” belum tentu “ya” bagi orang jepang pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di jepang. persaingan keras karena masuknya beras thailand dan amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah jepang untuk melindungi para petaninya. kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

mungkin seperti itu resep sukses yang bisa saya rangkumkan dari bangsa jepang. bangsa kita sebenarnya punya hampir semua resep orang jepang diatas, hanya mungkin kita belum mengasahnya dengan baik. di jepang mahasiswa indonesia termasuk yang unggul dan bahkan mengalahkan mahasiswa jepang. orang indonesia juga banyak yang memenangkan berbagai award berlevel internasional. saya yakin ada faktor “non-teknis” yang membuat indonesia agak terpuruk dalam teknologi dan ekonomi. tapi sudahlah,mari kita bersama mencari solusi untuk berbagai permasalahan republik ini. kita harus tetap mau belajar dan menerima kebaikan dari siapapun juga. mengambil pelajaran dari setiap kesalahan sehingga menjadi bangsa yang lebih baik dan dapat bersaing dengan negara-negara maju..  


ayo indonesia bisa! hehe..

Label

filosofi (3) fotografi (1) internet (1) jepang (4) l'amor (1) parijs van java (1) sain (1)